17 October, 2011 

Manfaatkan Media untuk Kontrol Sosial

Oleh: Melekmedia
Tentang: , ,  –  Komentar Anda?

Suatu ketika, saya sedang berkendara bersama istri saya. Tiba-tiba di sebuah putaran di salah satu daerah di dekat Jl. Wastu Kancana, Bandung, kendaraan saya dihentikan oleh sekelompok polisi yang sedang sweeping. Istilah ini sering kita gunakan untuk kegiatan polisi yang sedang memeriksa semua pengendara, entah semua atau beberapa yang menurut mereka mencurigakan untuk ditanyai SIM dan STNK. Berhentilah saya ke pinggir jalan, dan seorang polisi menghampiri saya. Saya cari dompet, untuk menunjukkan SIM dan STNK. Sayang sekali, SIM ternyata tidak ada di dalam dompet, hanya ada STNK. Ok. Saya siap ditilang.

Lalu Pak Polisi ini mengajak saya keluar, dan saya mengikuti mereka. Dalam perjalanan menuju salah satu sudut jalan, pak polisi menceramahi saya soal pasal yang saya langgar, dan saya cuma mengangguk saja. Anda pasti tahu kelanjutannya, ia menawarkan jalan damai atau sidang tilang saja. Saya bilang, SIM saya tertinggal di rumah, jika ia mau lihat SIM saya, saya akan ambil dulu ke rumah. Kesalahan saya berdasarkan pasal yang dimaksud adalah tidak bisa menunjukkan SIM pada saat diminta. Tapi saya menolak kalau disebut tidak memiliki SIM. Diskusi lalu berlanjut dengan tawaran pak polisi untuk menyelesaikan secara ‘damai’. Saya keukeuh, tunggu saya akam ambil SIM saya, atau selesaikan saja dengan surat tilang.

Ternyata, istri saya pun ikut keluar, dan karena ia mantan wartawan foto, refleksnya adalah memotreti kejadian itu dengan BB di tangannya. Sayang, lampu kilat di BB itu menyala, dan si Pak Polisi langsung menunjukkan sikap tak bersahabat. Ia bahkan mengancam ingin menggeledah BB istri saya, dan sempat menanyakan apakah kami wartawan. Saya cuma tertawa.

Akhirnya, karena sedikit panik, istri saya buru-buru menghapus foto-foto tersebut, dan menunjukkan kepada pak polisi bahwa ia tidak menyimpan foto-foto peristiwa barusan. Tapi tak lama kemudian pak polisi menahan STNK kendaraan saya, dan memberi saya surat tilang. Setelah itu, rombongan polisi yang terdiri dari beberapa motor itu tancap gas, dan menghilang. Tinggallah saya dengan surat tilang dan STNK yang disita.

Kontrol Sosial, oleh Warga untuk Semua

Cerita di atas hanya sekedar contoh, bagaimana penegakan hukum di jalanan oleh aparat seringkali mereka kompromikan menjadi tarif jatah preman. Kelakuan seperti ini saya yakin, sering terjadi pada Anda, dan banyak orang lain di luar sana. Saya juga yakin, banyak di antara Anda yang memilih membayar si aparat agar semua ‘masalah’ langsung selesai. Terkadang ini jadi pilihan karena berurusan dengan aparat biasanya tidak cuma makan waktu, tapi juga makan biaya. Kasus korupsi tidak hanya terjadi di kasus seperti di atas, tapi masih banyak sekali di berbagai sektor.

Kalau Anda yakin tidak salah, sedang membutuhkan perijinan usaha, atau telah berbuat salah lalu diperas aparat, maka rekaman video atau foto menjadi penting sebagai bukti atas pelanggaran itu. Berdasarkan pengalaman saya itu, polisi sendiri ketakutan setengah mati kalau peristiwa seperti di atas terekam di media. Artinya, media bisa kita jadikan kontrol sosial. Jika kita memang melanggar, ya ikuti prosedur yang benar, dan jangan lupa dokumentasikan. Kalau polisi atau aparat penegak hukum lain mencoba mengambil keuntungan sendiri dari kesalahan kita, maka rekaman atau dokumentasi itu bisa jadi alat untuk memperbaiki kinerja mereka.

Aksi seperti ini tidak melanggar hukum, justru inilah bentuk transparansi penegakan hukum untuk mengurangi kecurangan atau korupsi oleh penegak hukum. Bagaimana hukum punya wibawa jika para aparatnya sendiri yang mencuranginya? Media, adalah senjata kita untuk mengontrol aparat yang digaji dengan pajak yang kita bayar. Aparat yang keberatan dengan aksi merekam kegiatan mereka, hanyalah aparat yang takut kebobrokannya terbongkar. Kalau Anda pernah merekam peristiwa seperti ini, publikasikan di media sosial, gunakan tagar #OpPaparazzi di Twitter.com.

Berikut ini adalah salah satu pesan dari gerakan Anonymous, yang memperjuangkan hak keadilan dan kebebasan bagi warga negara. Pesan mereka ini sangat masuk akal, dan sepantasnya dilakukan oleh warga negara. Gerakan melaporkan kecurangan aparat, juga bisa dikategorikan sebagai citizen reporting, atau pelaporan oleh warga. Di bagian bawah video adalah transkrip yang diterjemahkan secara bebas dari pernyataan dalam video ini. Versi aslinya dalam bahasa Inggris juga bisa dilihat di bagian paling bawah.

Teruntuk warga negara bagi sebuah dunia yang bebas dan adil,

Akhir-akhir ini sejumlah besar petugas polisi menangkapi warga yang tidak bersalah hanya karena merekam penegakan hukum yang mereka lakukan melalui video. Para aparat ini membenarkan tindakan mereka dengan beragam alasan, dari ‘menghalangi penegakan keadilan’, hingga tuntutan ‘penyadapan’. Ini tidak lain adalah sebuah bentuk reaksi aparat yang berlebihan, dan kita tidak bisa membiarkan mereka untuk terus menahan orang-orang tak bersalah hanya karena rekaman itu. Merekam tindak tanduk polisi tidak hanya demi kepentingan publik, tetapi juga demi polisi. Kami hanya ingin menjamin keselamatan semua pihak, dan hilangkan omong kosong yang membuat keadilan tidak bisa ditegakkan. Tuntutan karena melakukan perekaman ini jelas tidak logis, dan bertentangan dengan hak kita bersuara.

Obstruksi keadilan – kejahatan mengganggu pekerjaan polisi, peneliti, lembaga regulator, jaksa, atau lainnya (biasanya pemerintah) pejabat.

Penyadapan – pemantauan percakapan telepon dan internet oleh pihak ketiga.

Ini adalah definisi yang harus kita pahami dengan lebih baik, termasuk oleh petugas yang tidak adil karena menangkapi orang yang tidak bersalah dengan ‘kejahatan’ karena merekam kegiatan polisi. Merekam polisi tidak bisa dikategorikan sebagai ilegal, MEREKA yang kita bayar (melalui pajak – pen) untuk melindungi dan melayani masyarakat, tidak punya alasan untuk bersembunyi dari publik saat mereka bertugas. Polisi jujur ??dan baik harusnya setuju untuk tidak hanya melindungi keselamatan kita, tetapi mereka juga. Saya pernah melihat petugas mengatakan “Saya tidak dapat melakukan pekerjaan saya saat Anda merekam dengan video”, ini sangat tidak masuk akal. Saya pun mempertanyakan, apa yang menghalangi Anda dari melindungi warga hanya gara-gara ada kamera yang merekam Anda?

Kita tidak bisa membiarkan ini berlanjut. Tindak pidana penyadapan itu hukuman maksimumnya 10 tahun, dan untuk menempatkan seseorang dalam penjara selama 10 tahun karena merekam aparat adalah sebuah ide gila. Jika polisi yang baik, jujur, dan bebas dari korupsi, rekaman mereka tidak akan jadi masalah.

Kasus seperti ini adalah kasus yang baik: Ia tidak punya masalah dengan rekaman, tidak punya masalah dengan orang-orang melihat bagaimana dia melakukan pekerjaannya, bahkan secara sukarela memberikan nomor lencananya.

Ini kasus yang buruk: Polisi ini bermasalah dengan direkam, tidak nyaman dengan orang-orang melihat bagaimana ia melakukan tugasnya, tidak memberikan nomor lencananya setelah diminta.

Kita berhak untuk memastikan keselamatan diri, dan tidak boleh dituntut karena kita harus mengawasi penegakan hukum kita. Hari-hari polisi korup dalam sistem untuk menguntungkan mereka sendiri harus segera berakhir. #OpPaparazzi adalah sebuah gerakan di mana kita semua, berani merekam penegakan hukum kita setiap saat, untuk semua alasan. Rekam mereka diam-diam, atau dalam kelompok besar tanyai mereka seolah-olah mereka adalah selebritis. Katakan kepada mereka Anda punya hak, dan minta mereka untuk menunjukkan aturan mana yang menyatakan merekam itu adalah ilegal. Mengapa kita bisa merekam Tom Cruise, namun merekam petugas yang menjalankan tugasnya akan membuat kita ke penjara?

Ini adalah sebuah gerakan yang hanya petugas polisi korup yang terkena, dan polisi yang baik akan mendapatkan apresiasi karena telah mempertaruhkan hidup mereka untuk melindungi kita. Ini adalah gerakan yang sederhana, dapat menggunakan perlengkapan yang ada. Dengan teknologi saat ini, seharusnya hampir tidak mungkin bagi penegakan hukum yang korup untuk terus beraksi. Gunakan telepon genggam Anda ketika melihat polisi yang menghampiri, mulailah merekam, bersama-sama kita akan mengubah dunia menjadi lebih baik dengan menunjukkan apa yang sebenarnya terjadi di jalan-jalan ketika polisi buruk menghadapi orang-orang baik.

Apa gunanya kamera di dasbor mobil polisi kalau hanya untuk melindungi para petugas? Mengapa kamera polisi sah, dan kamera saya tidak? Kita tetap harus mematuhi hukum. Kita TIDAK diperbolehkan untuk ngebut sembarangan, berbicara di ponsel saat mengemudi, melabrak lampu merah, memukuli kita sembarangan, atau menangkap tanpa surat perintah, namun ini sering saya lihat setiap hari.

Petugas harus bertanggung jawab atas kejahatan mereka, lebih dari warga negara, ini adalah orang yang kita pekerjakan dan untuk melindungi kita, untuk memimpin dengan contoh, tetapi mereka hanya melindungi diri mereka sendiri. Kita harus mengakhiri hal ini, dengan melaporkan semua kejahatan yang dilakukan oleh para aparat korup, juga untuk orang-orang dari internet dengan #OpPaparazzi.

INI ADALAH HAK ANDA, INI TUGAS ANDA!

WE ARE LEGION
WE DO NOT FORGIVE
WE DO NOT FORGET
EXPECT US!!!!!!!

 

Transkrip dalam bahasa Inggris »

Dear citizens for a free and just world,

Lately there has been an overwhelming amount of police officers arresting innocent citizens for filming law enforcement. They are justifying this by calling it a number of things from ‘obstruction of justice’ to ‘wiretapping’. This is nothing short of an outrage, and we can not allow them to continue to arrest innocent people who are merely assuring the safety of everyone by monitoring and recording what is happening around us. Recording police officers not only serves the people, but the police officers as well, we are ensuring the safety of all parties involved by eliminating the ‘he said, she said’ bullshit that keeps true justice from being served. These charges can not logically be associated with our right to digitally preserve our daily lives.

Obstruction of justice- the crime of interfering with the work of police, investigators, regulatory agencies, prosecutors, or other
(usually government) officials. http://en.wikipedia.org/wiki/Obstruction_of_justice

wiretapping- the monitoring of telephone and Internet conversations by a third party http://en.wikipedia.org/wiki/Telephone_tapping

These are definitions that we should become better aware of, including the officers who are unjustly charging innocent people with these crimes. Filming police has no good valid argument against its legality, Those WE pay to protect and serve US should have nothing to hide from the public while they are on duty. Good honest cops should welcome motorization for not only our safety, but theirs as well. I have seen officers say “i can not do my job while you are filming me”, this makes no sense what so ever, and i question what prevents you from protecting citizens because there is a camera present?

We must not allow this to continue, wiretapping has a maximum sentence of 10 years, to put someone in prison for 10 years for monitoring a public servant is nothing short of complete insanity. If these cops are good, honest, and free of corruption, recording them should be no problem. cases in point:

good cop – http://www.youtube.com/watch?v=ZFzH5Oe-YL4

No problem with being recorded, no problem with people seeing how he performs his job, voluntarily gives his badge number.

bad cop – http://www.youtube.com/watch?v=PzVOuj8UFr4

Problem with being recorded, is not comfortable with people seeing how he does his job, does not give his badge number after it is requested.

We are entitled to ensure our safety, and not be charged with crimes because we have to babysit our law enforcement. The days of corrupt cops twisting the system to their favor will soon be at an end. #OpPaparazzi is a movement in which we all film our law enforcement at all times, for all reasons. Film them discreetly, or in large groups collectively asking them questions as if they are celebrities. Tell them it is your right, and ask them for the penal code which states it is illegal to film them. Why can we film every single movement of Tom Cruise, but filming officer Tom will send us to jail? This is a movement that will only result in corrupt police officers being exposed, and good police officer getting the credit due for risking their lives to protect us.

This is a movement that can be combined with any and all other operations. With today’s technology it should be almost impossible for corrupt law enforcement to continue. Take out your phone at the first sight of police, start up the camera and be prepared, together we will change the world for the better by showing what is actually occurring in the streets when bad cops confront good people. what good is a dash cam that only protects the officers? Why is your camera legal and mine is not? You are NOT above the law, you are NOT allowed to speed, talk on your cellphone while driving, run red lights, beat us while we are restrained, or search us without warrant, yet these are things i see every day. Officers must be held accountable for their crimes, more so than citezens, these are the people we employ and depend on to protect us, to lead by example, but they are merely protecting themselves, we must put this to an end. report all crimes committed by police to their superiors, as well to the people of the internetz with #OpPaparazzi.

THIS IS YOUR RIGHT, THIS IS YOUR DUTY!!!

WE ARE LEGION
WE DO NOT FORGIVE
WE DO NOT FORGET

EXPECT US!!!!!!!

*Foto ilustrasi diambil dari digitaljournal.com

Komentar Anda?


Gabung Melekmedia!